November 8, 2007 – 1:18 pm
Pepatah di jawa mengatakan bahwa “sega sekepel dirubung tinggi” ( nasi sekepal di kerubutin tinggi*), namun nasi itu di jaman sekarang tidak hanya di kerubutin seekor semut saja. Karena memang begitu adanya sekarang. Saat-saat ini pemerintah sedang membuka ngablak-ablak (lebar-lebar.red) di berbagai Instansi dengan dibukanya sebuah ajang yang cukup bergengsi. Sehingga saking bergengsinyapun cukup mengalahkan acara reality show di televise-televisi yang berkedok pembuatan artis instant. Namun cumah hanya sebagai kebutuhan hiburan.

Tidak asing lagi CPNS (calon pegawai negeri santai. red)sekarang-sekarang ini sedang memberi kesempatan bagi para penduduk Indonesia yang baik sudah bekerja namun tetap menyelakan diri untuk mendaftar dan atau juga bagi mereka yang benar-benar sedang butuh pekerjaan.
Layaknya kursi pimpinan di DPR/ MPR, salah satu bidang yang dibuka membutuhkan missal saja Cuma 2 orang, namun sudah barang temtu yang merebutkan bias 1000x orang.
Saya bukan sok pusing atau apa,…tapi sebagai bagian dari warga , penduduk negara, saya juga menanyakan… memang pemerintah tidak ada cara lain-kah? Untuk bisa mengentaskan para pengangguran di negeri ini???
Dan memang benar adanya, hingga sampai kapan pepatah jawa tetap berlaku. Yaitu “Sega sekepel dirubung tinggi”
*tinggi = sejenis binatang kecil yang suka memakan darah, dan hidupnya di kurtsi-kursi (kutu, bangset, copet dll)
Posted in santai sejenak, Jarene-Jare |
2 Comments »