bukan sekedar kawin
November 11, 2007 – 8:58 am
akhir akhir ini, tumben hape-ku serung berbunyi, entah sms, sms dari operator memberikan berita yang tidak pernah tenggat.
kali ini ponselku di hubungi oleh bekas taman kuliah saya. sekarang sudah jaya dan yahood, maklum…pentolan Engineer wireless … ga tahu kalo di bahasakan indonesia artinya juga tak tahu menahu.
sekilas obrolan yang ada,… temen saya yang udah berumur ngobrol ngalor-ngidul , ngetan -ngulon tanpa ujung pangkal awalnya,.. akhirnya pangkalnya berada pada urusan kawin (nikah.red), maklum… mungkin sallary yang dia dapat udah turah-turah (lebih.red).
bak biro jodoh,..aku di calling suruh nyariin manusia dengan jenis kelamin wanita. gileee…waduh… bisa jadi bisnisan baru nih … dan bakal ada agen biro jodoh baru di jogjakarta,… sang teman dengan modal sebuah media maya yang familiar dengan sebutan friendster saya disuruh melakukan pengamatan dan pemata-matan terhadap sang target,…
dan sampai sekarang pun kemungkinan kesempatan ini masih trerbuka lebar,… bagi para wanita, perempuan ataupun cewek yang sudah siap nikahm bukan sekedar kawin silahkan menghubungi saya, sekiranya untuk mengurangi beban dan pusing,
CPNS - dan pepatah jawa
November 8, 2007 – 1:18 pm
Pepatah di jawa mengatakan bahwa “sega sekepel dirubung tinggi” ( nasi sekepal di kerubutin tinggi*), namun nasi itu di jaman sekarang tidak hanya di kerubutin seekor semut saja. Karena memang begitu adanya sekarang. Saat-saat ini pemerintah sedang membuka ngablak-ablak (lebar-lebar.red) di berbagai Instansi dengan dibukanya sebuah ajang yang cukup bergengsi. Sehingga saking bergengsinyapun cukup mengalahkan acara reality show di televise-televisi yang berkedok pembuatan artis instant. Namun cumah hanya sebagai kebutuhan hiburan.

Tidak asing lagi CPNS (calon pegawai negeri santai. red)sekarang-sekarang ini sedang memberi kesempatan bagi para penduduk Indonesia yang baik sudah bekerja namun tetap menyelakan diri untuk mendaftar dan atau juga bagi mereka yang benar-benar sedang butuh pekerjaan.
Layaknya kursi pimpinan di DPR/ MPR, salah satu bidang yang dibuka membutuhkan missal saja Cuma 2 orang, namun sudah barang temtu yang merebutkan bias 1000x orang.
Saya bukan sok pusing atau apa,…tapi sebagai bagian dari warga , penduduk negara, saya juga menanyakan… memang pemerintah tidak ada cara lain-kah? Untuk bisa mengentaskan para pengangguran di negeri ini???
Dan memang benar adanya, hingga sampai kapan pepatah jawa tetap berlaku. Yaitu “Sega sekepel dirubung tinggi”
*tinggi = sejenis binatang kecil yang suka memakan darah, dan hidupnya di kurtsi-kursi (kutu, bangset, copet dll)
