silahkan coba

January 30, 2007 – 2:44 am

    Berapa lamakah waktu yang diperlukan untuk menghitung dari 1 sampai 1 triliun (1.000.000.000.000)???
Sekiranya tiap 1 satuan diperlukan waktu 1 detik, maka diperlukan waktu 1 triliun detik, atau sama dengan 16,67 milyar menit, atau sama dengan 277,78 juta jam atau sama dengan 11,57 juta hari, atau sama dengan 31.709.79 tahun.
Jadi bias kita bayangkan bersama-sama berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghitung semua uang yang dikorupsi oleh para pekabat dan konglomerat Indonesia, yang tingkat korupsinya merupakan yang tertinggi di dunia ( entah peringkat ke brapa)
 


Peranan Tuhan dalam Sepakbola

January 23, 2007 – 1:37 am

======     Saya memang bukan pencinta acara sepakbola yang melibatkan jagoan-jagoan Indonesia bertanding melawan jagoan-jagoan negara tetangga. Saya cumah bisa nelihat dalam sebuah iklan akhirnya baru-baru ini Indonesia selalu ke-ok dan akhirnya tidak tembus ke final. Entah kalah,entah seri yang mengakibatkan kalah poin atau memang mangalah atau ya benar-benar kalak.
     Tragedi besar,kesalahan Tim Indonesia ialah kenapa tidak bertanding di atas kertas, kalau boleh dilihat Tim Indonesia bisa saja menag di atas kertas. Apakah ada yang sempat melihat sang pelatih??? Kenapa melihat pelatih??? Terkadang dengan pelatih yang berasal dari Indonesia sendiri, lihat saja pelatih-pelatih klub antar sesama Indonesia. Terkadang entah merapal atau yang lain,…bibir para pelatih terlihat "umik-umik", entah merapal ajian dari gurunya atau merapal Al-Quran. Lalu apakah Tuhan berperan dalam pertandingan tersebut???
     Jelasssss……Tuhan amat berperan. Misalnya, Beliau menciptakan manusia ang bernama BP.PA dll, dengan bakat yang cukup dikatakan sebagai pemain kelas nDunia. Tapi dengan kemampuan yang bisa disebut sebagai kelas nDunia, artinya BP,bukan sepenuhnya ‘hasil karya’ kita. Dia itu Tuhan punya, dan Tuhan itu tidak memakai "nasionalisme Indonesia", Malaysia atau nasionalisme negara manapun. Jadi kenapah kita sering begitu bergantung pada yang bernama kemenangan. Manusia kadang aneh,…kok yang di uber kok piala Tiger??? Biasa sajah-lah….nggak usah dinasukkan dalam ke hati,apalagi sampai copot jantung segala.


sosoiologi munyuk (1)

January 16, 2007 – 11:00 pm

kethek..(maaf kusus +17) Susunan wilayah-wilayah kekuasaan kera jantan terhadap kera betina,  kalau digambar,berbentuk seperti lingkaran rantai yang berangkai-rangkai. Tidak tersambung memanjang,melainkan satu lingkaran berangkai dengan dua atau tiga lingkaran lain.

Satu lingkaran menunjukan adanya dua atau tiga atau empat empat kera betina yang merupakan ‘radius kejantanan’ seekor kera jantan.sekitar 2 atau 3 km lebih sempit dari radius kejantanan harimau.

Persambungan antara lingkaran menunjukkan bahwa satu betina berkomunikasi seksual (tanpa nikah) dengan dua atau tiga jantan. Jadi yang terjadi bukan hanya poligami,namun juga poliandri. Tak bisa anda sebut “satu kera ja sekaligus ntan menguasai dua atau tiga kera betina”, sebab satu kera betina juga menguasai dua atau tiga kera jantan.

Yang lebih enak adalah menghindarkan istilah ‘menguasai’ dan ‘dikuasai’. Peta persambungan lingkaran-lingkaran itu sesungguhnya menunjukkan nature perhubungan social,individual maupun seksual yang harmonis. Bahkan metode gilirannya pun sudah ‘diatur’ sedemikian rupa sehingga tidak jadi benttrok. Kera-kera tidak sebodoh ceroita film “No Way Out” yang menceritakan gadis yang menjadi gundik menteri pertahanan sekaligus menjadi gudik bawahannya.

Kalau sempat nyambung ke sosiologi munyuk(2)